Jln. Mayjend. Panjaitan Tromolpos 13 Telp. 0351 - 463208, Fax. 0351 - 483554 MADIUN, e-mail:widyayuwana@gmail.com
Pemberdayaan Sosial Ekonomi - Model Evangelisasi Dalam Konteks Indonesia
(Dosen STKIP Widya Yuwana Madiun)
Penduluan:
Masyarakat dan umat Katolik Indonesia terus berhadapan dengan permasalahan sosial-ekonomi yang terus membingungkan. Ketika pemerintah terus mengucur dana ratusan miliar rupiah setiap tahun untuk pemberdayaan sosial-ekonomi dan pengetasan kemiskinan, jumlah masyarakat miskin tetap tidak pernah mengalami penurunan. Di saat proyek pemberdayaan sosial-ekonomi semakin keras ditiup dan digembar-gembor, masyarakat bukanya mengalami pembebasan dan kesejahteraan sosial-ekonomi malainkan semakin bergantung kepada segelintir elit pengusaha, politisi dan investor asing. Persoalan ini menunjukkan realitas bahwa kesejahteraan dan keadilan sosial-ekonomi dalam hidup bersama sebagai suatu bangsa masih jauh dari harapan. Menghadapi kenyataan ini, kiranya salah satu tugas utama dari kita sebagai Gereja ialah mencermati atau menganalisis situasi sosial, politik, ekonomi dan budaya secara mendalam dan menyeluruh dalam rangka mencari suatu bentuk evangelisai yang diharapkan dapat membawa pembebasan bagi masyarakat kecil atau membuat mereka bisa keluar dari belenggu kemiskinan dengan kekuatan sendiri.
Tulisan ini bermaksud melakukan suatu analisis singkat atas persoalan sosial-ekonomi khususnya kemiskinan yang dihadapi masyarakat dan bangsa kita; mengkeritisi persoalan ini dalam perspektif iman Kristen; dan melakukan diskusi tentang pemberdayaan sosial ekonomi sebagai suatu model evangelisasi yang dapat dikembangkan Gereja Katolik.
--------------------------------------------------------- selengkapnya klik di sini
Gereja Katolik dan Politik
(Dosen STKIP Widya Yuwana Madiun)
”Jikalau umat K
atolik tidak ikut terlibat dalam kehidupan politilk atau ikut terlibat tetapi tidak menyuarakan dan menegakan moralitas dan spiritualitas katolik maka, Gereja harus merasa diri gagal menjalankan misinya”(Cardinal 0’ Connors, 2005). STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN STKIP WIDYA YUWANA MADIUN
I. VISI
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pengethuan Widya Yuwana Madiun Adalah Lembaga Pendidikan Yang Membentuk Katekis, Saksi Injil Yang Profesional dan Senantiasi Menaggapi Panggilan Zaman
II. MISI
1. Membetuk insan yang memiliki kematangan pribadi, hidup kristiani, intelektual,
semangat kerasulan dan tanggapan terhadap panggilan hidup sebagai seorang
katekis.
2. Membentuk pribadi yang menyadari dan meyakini jati diri katekis yang merupakan
bentuk jawaban atas panggilan Allah dalam kesatuan dengan perutusan Gereja.
3. Mengembangkan ilmu pengetuhuan dan teknologi dibidang pendidikan, keguruan, dan
karya pewartaan Gereja melalui penelitian dan pengembangan yang menghasilkan
karya akademik dan temuan-temuan.
4. Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berguna bagi pengembangan karya
kerasulan dan pewartaan Gereja sehingga menjadi kabar gembira bagi masyarakat.
5. Menjdikan STKIP Widya Yuwana Madiun sebagai pusat informasi dan kajian
dalam dalam bidang katekese.
6. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai lembaga dalam rangka pengembangan
pendidikan, karya katekese, penelitian dan pengabdian masyarakat.
III. STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN
A. Aspek kognetif (Pengetahuan)
1. Memiliki pengetahuan keagamaan katolik yang luas dan mendalam.
2. Memiliki pengetahuan dan informasi yang luas dan mendalam tentang katakese.
3. Memiliki pengetahuan yang luas tentang ilmu pendidikan dan keguruan.
4. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang tanda-tanda zaman serta perubahan
sosial dan budaya.
5. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang penelitian dan pengabdian masyarakat.
6. Memiliki pengetahuan memadai tentang membaca dan menulis secara baik dan benar
B. Aspek psikomotorik (keterampilan)
1. Memiliki keterapilan berkatakese
2. Memiliki keterampilan mengajar/mendidik
3. Memiliki keterampilan/kemampuan memimpin dan berorganisasi
4. Memiliki kemampuan/keterampilan bekerja sama dan berkomunikasi dengan orang lain
5. Memiliki keterampilan melakukan riset/penelitian
6. Memiliki keterampilan membaca dan menulis secara baik dan benar.
C. Afektif (sikap/rasa/prilaku)
1. Memiliki iman dan harapan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memiliki semangat kasih dan pengabdian yang tinggi kepada Tuhan dan sesama.
3. Memiliki kualitas kehidupan moral/akhlak yang tinggi.
4. Bersemangat melakukan karya kerasulan.
5. Bersikap jujur dan adil dalam kata dan perbuatan.
6. Bersikap kritis dan objektif dalam kata dan perbuatan.
7. Taat/patuh kepada hukum dan tata aturan Gereja Katolik.
8. Taat/patuh kepada hukum/undang-undang dan tata aturan Negara Republik Indonesia.
oleh : wilhelmus ola rongan, m.pd
SEJARAH STKIP WIDYA YUWANA MADIUN
Pada tanggal 2 Nopember 1960, berdasarkan SK No. 71/Rek/1960 Akademi Lembaga Missionaris Awam menjadi bagian dari Universitas Katolik Widya Mandala yang berpusat di Surabaya, dan menjadi jurusan dari Fakultas Pendidikan yang berada di Madiun. Dengan demikian Akademi Missionaris Awam berubah nama menjadi Fakultas Pendidikan Kateketik. Para mahasiswa mengikuti dua jurusan; jurusan Bimbingan dan Penyuluhan yang statusnya diakui oleh Pemerintah, dan jurusan Kateketik (Agama) dengan ijasah lokal.
Pada Tahun 1970 jurusan Bimbingan dan Penyuluhan dilepas, dan para mahasiswa hanya mengikuti jurusan keagamaan. Dengan demikian Fakultas Pendidikan Kateketik berubah nama menjadi Fakultas Kateketik.
Pada tgl. 21 Desember 1972 oleh Pimpinan Gereja di Surabaya didirikan sebuah Yayasan khusus untuk mengelola Pendidikan Kateketik. Nama yayasan adalah Widya Yuwana dengan Akte Notaris No. 75, tertanggal 21 Desember 1972. Dengan demikian Fakultas Kateketik Widya Mandala berubah nama menjadi Akademi Kateketik Indonesia Widya Yuwana Madiun.
Pada tanggal 1 Januari 1973 Akademi Kateketik Indonesia (AKI) Widya Yuwana Madiun memperoleh status TERDAFTAR dari Direktorat Perguruan Tinggi di Jakarta dengan Surat Keputusan (SK) No. D.VI/48/P/73.
Pada tgl. 14 Agustus 1974, Akademi Kateketik Indonesia (AKI) Widya Yuwana Madiun memperoleh status TERDAFTAR dari Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan (SK) No. 056/I/1974.
Tanggal 18 Februari 1985 sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) “Widya Yuwana” program Diploma III.
Tanggal 10 Oktober 1996 dengan Surat Keputusan (SK) No. 508/Dikt/Kep/1996, dipercaya menyelenggarakan program STRATA SATU (S-I).
Tanggal 10 Agustus 2000, mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 019/BAN-PT/Ak-IV/VIII/2000 dengan nilai ”C”
Tanggal 23 September 2003, mendapatkan perpanjangan ijin operasional dari Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Nomor: 2823/D/T/2003.
Tanggal 23 Juni 2005, mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 008/BAN-PT/Ak-IX/S1/VI/2005 dengan nilai ”B”
Tanggal 11Oktober 2007, mendapatkan perpanjangan ijin operasional dari Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Nomor: 2272/D/T/2007.
Tanggal 24 September 2010, mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 019/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IX/2010 dengan nilai ”B”